Bapelitbang Berau Berhasil Lahirkan Inovasi Daerah
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Terobosan
Bapelitbang Berau dibawah kepemimpinan Endah Ermany Triariani, berhasil melahirkan Rancangan Proyek Perbahan Inovasi Daerah sudah mendapat persetujuan
kelayakan LAN RI tertanggal 11 Jui 2024 lalu.
Inovasi Daerah bertema percepatan Inovasi Daerah Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten
Berau atau disingkat “Cerianya Berau”. Memuat poin penting untuk perubahan
lebih baik lagi baik jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang dalam
mendukung tahapan perubahan strategis, rencana marketing, rencana pengembangan
kompetensi organisasi serta potensi kendala dan Resiko.
Kepala Bapelitbang Berau Endah
Ermany, menuturkan isu strategis dan permasalahan organisasi peran inovasi
daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten promosinya sangat
minim, inovasi dan kurang berkualitas. Tentu akan memberikan dampak dalam
penyelenggaraan pemerintahan daerah. Upaya peningkatan pelayanan publik menjadi
kurang maksimal, termasuk menghambat terjadinya daya saing.
“Maka di sini diperlukan percepatan
inovasi melalui penyusunan regulasi terkait inovasi membangun. Baik inovasi dan
penyedia wadah atau ruang berupa klinik inovasi untuk mendukung percepatan
pembangunan di Kabupaten Berau,” jelas Endah Ermany Triariani yang akrab disapa Reni
tersebut.
Tambahnya, apa lagi pencapaian
penilaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Berau pada 2003 masuk dalam kategori
inovatif skor rendah (39,75). Di mana
katagori inovatif mempunyai skor
indeks Inovasi daerah 35,00 - 60,00. Rangking dalam inovasi Daerah
Tingkat Provinsi Kaltim masih menduduki peringkat ke 7 atau ke 4 untuk Katagori
Kabupaten.
Termasuk belum memenuhi kriteria
keterisian indikator satuan inovasi dalam indeks inovasi daerah , Data tahun
2022 terdapat 23,08 persen indikator tidak terisi dari seluruh inovasi yang dikirim
Menurut Reni sasaran bisa dihasilkan pasca diimplementasikannya program Inovasi tersebut tidak lain , untuk jangka pendek 2 bulan tersusunnya draf akhir rancangan Peraturan Bupati Kabupaten Berau tentang inovasi. Jangka menengah 3 bulan sampai 1 tahun penetapan yakni Peraturan Bupati tentang inovasi bank inovasi terus dapat berjalan berkelanjutan dan dijadikan sebagai wadah dalam menghimpun semua inovasi ASN, pelajar mahasiswa dan seluruh lapisan masyarakat. Sehingga memudahkan dalam mengakses hasil inovasi yang diperlukan klinik inovasi berjalan secara berkelanjutan sehingga layanan konsultasi inovasi dan SDM profesional yang berperan dalam coaching inovasi .
“Jangka panjang 2 sampai 3 tahun
terwujudkan Berau maju dan sejahtera dengan sumber daya manusia yang paling
handal untuk transformasi ekonomi dalam pengelolaan sumber daya alam secara
berkelanjutan dan memanfaatkan inovasi manfaat internal adalah regulasi yang
jelas tentang inovasi adalah dengan terbitnya peraturan Bupati tentang
inovasi,” tuturnya lagi. (sep)